
Jambi – Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyelenggarakan Workshop Kurikulum Program Studi Magister Ekonomi Syariah pada Jumat, 24 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam penguatan mutu akademik serta penyesuaian kurikulum berbasis kebutuhan akreditasi dan transformasi digital di lingkungan Pascasarjana.
Workshop dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana, prof. Dr. Risnita, M.Pd, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada narasumber atas kontribusi pemikiran dan kesediaannya berbagi pengalaman dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi.
“Kurikulum harus adaptif terhadap perkembangan zaman, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan akreditasi. Transformasi digital menjadi keniscayaan dalam tata kelola akademik saat ini,” ujar beliau.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Oman Rusmana, S.E., M.Si., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta integrasi sistem digital dalam tata kelola akademik. Menurutnya, sistem digital terintegrasi mampu meningkatkan efektivitas perencanaan pembelajaran, monitoring capaian pembelajaran lulusan (CPL), hingga evaluasi mutu secara berkelanjutan.

Workshop diikuti oleh unsur pimpinan Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, serta tim pengembang kurikulum. Diskusi berlangsung dinamis dengan pembahasan mencakup penyesuaian struktur mata kuliah, penguatan profil lulusan, integrasi literasi digital, serta penyelarasan dokumen kurikulum dengan instrumen akreditasi terbaru.
Selain itu, peserta workshop juga melakukan telaah mendalam terhadap Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar selaras dengan visi keilmuan ekonomi syariah yang responsif terhadap perkembangan industri halal, keuangan syariah, dan kewirausahaan berbasis syariah. Penyesuaian ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis dan daya saing tinggi.
Dalam sesi diskusi kelompok, para dosen memberikan berbagai masukan terkait penguatan riset mahasiswa, integrasi publikasi ilmiah dalam proses pembelajaran, serta pengembangan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah dan instansi pemerintah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan lapangan.
Workshop ini juga menjadi momentum refleksi terhadap capaian akreditasi sebelumnya dan strategi peningkatan nilai pada periode mendatang. Evaluasi berbasis data dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu poin penting yang ditekankan dalam rangka mendukung tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Direktur Pascasarjana berharap hasil workshop ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk revisi dokumen kurikulum dan implementasi sistem digital yang terintegrasi di lingkungan Program Studi Magister Ekonomi Syariah. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, Pascasarjana UIN STS Jambi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dan pembaruan kurikulum secara berkelanjutan, sejalan dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Upaya ini diharapkan semakin memperkuat posisi Program Studi Magister Ekonomi Syariah sebagai program unggulan yang adaptif dan berorientasi pada mutu.